SANDERA CINTA
Mimpimu itu
Mengerikan sekali
Seperti cintanya leo ugal-ugalan
Aku anggap saja itu bunga tidur
Nyatanya sebuah peringatan
Aku dicambuk sekali mati berkali-kali
Engkau pun mati beribu kali
Aku terkapar di atas tubuh penuh penderitaan
Tiga tahun aku ditangisi dalam penjara tanpa penjagaan
Aku berusaha bangkit
Sekedar melihat matahari terbit
Menyembuhkan diri dari kebekuan darah yang terlanjur mewarnai belati
Belahan jantungku nyaris menjadi tumbal cinta
Cinta sejati gila-gilaan
Cinta suci lepas kendali
Seolah-olah berhak merampas takdir dari tangan malaikat
Ancaman menjerit mengguncang langit
Air mata gemetar
Kedua tangan dingin tak berdaya
Ketegangan demi ketegangan yang membuatku horor semakin mencekam
Sandera cinta sesenggukan dengan napas memburu pecahan beling kata-kata
Cinta sejati rela membungkuk sujud
Sekalipun ditakdirkan menjadi daun kering
Karena baginya
Hidup lebih layak diperjuangkan dari pada segenggam cinta
Ketulusan berbisik lembut
Mengikhlaskan kekalahan
Demi meluluhkan hati yang beringas tak terkendali
Sumenep
15 Juli 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar